Tampilkan postingan dengan label wajah sahabat dalam puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wajah sahabat dalam puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Desember 2009

KALIGRAFI CINTA

Teruntuk sahabat karibku Zulfikar Ali

Dunia mulai melirikmu
Mengabadikan namamu
Pada dinding waktu
Lantaran kaligrafi cintamu
Melukis kapal ma'rifatullah
Berlayar penuh pesona
sepanjang samudera asmaul husna

Al-Amien, 07 Desember 2009

KAU DAN TANAH SAKERA

Teruntuk sahabat karibku Fataroni Shara

Tanah sakera
Telah mengajarimu
Cinta membaca
Cinta menulis cerita
Hingga akhirnya
Kau cipta dunia sendiri
Lalu kau tentukan takdir
Pada tiap pemeran pilihanmu
Lantas kusaksikan mereka semisal air terjun
Mengalir penuh keyakinan
Tanpa pernah menggugatmu

Al-Amien, 07 Desember 2009

Sabtu, 05 Desember 2009

NAMUN KAU SETENANG TELAGA

Teruntuk sahabat karibku FA

Katamu setajam pisau
Mengiris buah ilmu

Matamu segemerlap purnama
Menebar bias cahaya

Saat semua mata terpesona
Namun kau setenang telaga

Al-Amien, 5 Desember 2009

Minggu, 04 Oktober 2009

SAAT KITA BERTEMU

Teruntuk sahabat karibku Ach. Shodiqil Hafil

saat kita bertemu
hanya satu yang kutahu
dalam detak nafasmu
lafadz-lafadz tariqoh nazabandiyah selalu mengalun merdu
di tiap lima lembar waktu

Rabu, 12 Agustus 2009

SEBUAH PILIHAN

Teruntuk sahabat karibku Fatmawati Usman, SBY

pada hening yang mana
kau semayamkan cita

pada jendela dunia yang mana
kau akan kekalkan jejakmu sepanjang masa

pada ranting yang mana
merpatimu akan hinggap dengan tegap
pada ranting sufi
pada ranting karir di televisi
atau pada ranting yang memberimu megah surga duniawi

kini pada hening, jendela dunia dan ranting yang mana
kau akan memperkenalkan jati dirimu dan cintamu

itu terserah kamu
sebab kamu
adalah pemimpin jiwamu
pemimpin pikiranmu

HALAMAN PERTEMUAN SEBELUM KE JAKARTA

Teruntuk sahabat karibku Syamsul Arifin

kau tinggalkan cinta jakarta
hanya untuk mengurai kenangan

kau tinggalkan mimpi jakarta
hanya untuk persahabatan

kau tinggalkan senyum ayah dan bunda
hanya untuk menyaksikan senyum anak-anak matahari
yang khusyu' mengabdi

kau tinggalkan semua surga jakarta
hanya untuk kebersamaan

kini
hanya ini yang bisa kuberikan
di halaman pertemuan
sebelum kau ke jakarta

http://www.facebook.com/note.php?created&&suggest&note_id=133847336638
Al-Amien, 12 Agustus 2009

ANTARA SUNGAI NIL DAN MADURA

Teruntuk sahabat karibku Imam Bukhori Muslim

antara sungai nil dan madura
cita dan cintamu
kau musiumkan sementara

MEMBACA PETA HIDUP

Teruntuk sahabat karibku Rifqi Aziz

membaca peta hidupmu sahabatku
jalan lurus dan tikunganmu
bertaburan gambar-gamabar
karir demi karir mampir
lalu kusaksikan mataharimu semakin berpijar

membaca peta hidupmu sahabatku
semua mata akan mengenalmu
lewat gambar-gambar
dan kau kan dapatkan rupiah berlembar-lembar

Minggu, 09 Agustus 2009

KOLAM


Teruntuk sahabat karibku Raden Rois Albarista

dalam kolam kebersamaanmu
ikan-ikan politik tak pernah kau beri nafas
kau percikkan al-qur'an dan hadits
sekedar mengingatkan mereka pada jalan yang sangat dirindu
seluruh pengelana menuju cintaNya

Rabu, 05 Agustus 2009

PERPISAHAN

Teruntuk sahabat karibku Badruttamam

airmata kita saling menentukan jalan
kau merantau ke tanah baru mencari cahaya baru
sedang aku tegak di taman pengabdianku
melanjutkan risalah guruku

namun tak usah risau
kau masih ada di hatiku
dan doaku

PANGGUNG WISUDA

Teruntuk sahabat karibku Agus salim

airmata kita saling bercerita
tentang perih luka dan canda tawa
di panggung wisuda

Selasa, 04 Agustus 2009

NAHKODA

Teruntuk sahabat karibku Ayandi

badai dan gelombang adalah lagu mesra
saat kau berlayar dengan kapal cinta

BADAI

Teruntuk sahabat karibku Wasilah

bagimu badai bukanlah musuh
melainkan sahabat sejati
selalu memberi kedewasaan dalam mengenal ilahi

KAMAR


Teruntuk sahabat karibku Ubaidillah

dalam kamarmu
jendela-jendela dunia
berbaris rapi serupa tentara
tiap kali kutergoda
kau berkata
"berani membuka
berarti berani bercerita
kalau tak mau bercerita
semoga kau tak menemukan cahaya
dari tiap jendela yang telah kau buka"
akhirnya aku tahu
kamarmu penuh etika

RISALAH CINTA

Teruntuk sahabat karibku Irwanuddin

sebab permata hatimu
tak mampu memahami bahasa diammu
sampaikan saja risalah cintamu

sebab permata hatimu
belum hilang di rerimbun waktu
dan belum menunjuk bintang lain
yang lebih berpijar darimu
sampaikan saja risalah cintamu

ARTI CINTA

Teruntuk sahabat karibku Syayyid Birril Mustofa

cinta itu
tak mengenal jarak dan waktu
sebab cinta itu
ada di kalbu

MALAM PERTAMA

Teruntuk sahabat karibku Nurul Insyiroh

bungamu yang perawan
menjelma puisi kelahiran
sangat menakjubkan
tak bisa dilukiskan

SETELAH MENIKAH

Teruntuk sahabatku Sasmiatun

setelah menikah
kau sajadah
menemani suamimu dengan syahdu
di lima lembar waktu

KAMAR PENGANTIN

Teruntuk sahabat karibku Najib, Pao

di kamar pengantin
kau mewisuda
perempuan dunia menjadi bidadari surga

PASIR-PASIR PENGABDIANMU

Teruntuk sahabatku Muslihah Lu'lu'

pasir-pasir pengabdianmu gelisah
lantaran riak nafsu
dan gelombang rindumu
tak lagi bersahabat denganmu